Setelah hari sabtu malam panjang, gw melepas penat pergi ke curug nangka, Bogor, Jawa Barat.
Perjalanannya lumayan panjang dan agak jauh. G
w cuma tahu jalan ke Gunung Salak, kata orang memang tidak jauh dari sana. Setelah hampir 1jam, gw kira udah nyampe. ternyata gw cuma muterin gunung di bodohin jalan (lebay.com).
Akhirnya, gw mengulang dari awal jalan yang sama. Cukup jauh juga. Sebelum sampai ke gerbang, gw liat tidak terlalu banyak penginapan. Mungkin ada 5 lebih saja untuk penginapannya. Setelah kurang lebih 30km gw nyampe di gerbang curug nangka.
Seperti biasa, dikenakan biaya 17 ribu untuk 2 orang berkendara motor.
Pakirannya tidaklah begitu luas, namun dapat memuat motor cukup lumayan. Terdapat warung warung untuk membeli snack, minuman maupun makanan berat.
Setelah makan, gw pun berangkat ke air terjun.
Awal berangkat, gw melihat banyak monyet-monyet seperti di Bali. Lalu juga ada Anjing-anjing. Sayang, outbondnya sudah tidak di pergunakan lagi, padahal gw liat firefoxnya lumayan menguji mental.
Pendakianpun dimulai. Tidak cukup jauh, untu mencapai air terjun sedang 100m dan air terjun besar kurang lebih 200m. Jalannya cukup terjang dan membuat lelah.
Namun, semua dapat di terbayar dengan melihat air terjun yang indah dan udara sejuk serta nyaman.
Gw pun berfoto-foto untuk mengabadikannya.
Curug Nangka, merupakan salah satu curug andalan Kabupaten Bogor disamping Curug Luhur dan Curug Cilember. Hal ini dapat terlihat dari foto-foto peta wisata yang menampilkannya dan disandingkan dengan kedua curug tersebut pada pintu masuk kelokasi.
Menuju kelokasi Curug Nangka bukanlah hal yang sulit, jalan yang beraspal meskipun kecil namun mulus mengakibatkan kendaraan bergardan rendahpun sah-sah aja dibawa menuju lokasi ini. Sarana angkutan umum juga tersedia, namun itu berarti butuh tenaga ekstra lagi untuk berjalan dari lokasi pemberhentian angkutan umum ke lokasi wisata ini. Dari papan penunjuk lokasi wisata Curug Nangka terlhat bahwa ada curug lain yang terletak berdekatan dengan curug ini, yang dinamakan Curug Kawung. Disamping itu, terdapat pula bumi perkemahan yang sering digunakan oleh para pencinta alam menghabiskan malam-malamnya dengan mendirikan tenda-tenda beserta api unggun.
Berbeda dengan Curug Kawung, lokasi Curug Nangka bisa dikatakan berada dalam lembah yang curam dan dibatasi tebing-tebing yang tinggi yang tentunya bila sewaktu-waktu terjadi air bah akan sangat berbahaya bagi pengunjung karena bisa dikatakan pengunjung berada di dasar sebuah bejana dengan satu jalan keluar yang diapit oleh tebing tanah yang cukup tinggi.
Walau terletak dibagian hilir dari Curug Kawung, Curug Nangka lebih ekspresif disebut sebagai air terjun. Limpahan airnya sangat deras meskipun di musim kemarau ditambah lagi dengan lokasi-nya yang cukup tersembunyi menambahkan kesan yang lebih alami.
0 comments:
Posting Komentar